DuckDuckGo, mesin pencari yang terkenal dengan kebijakan privasinya, baru-baru ini menjadi perbincangan di forum Reddit karena diblokir oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pemblokiran ini dilakukan oleh Trust Positif Kominfo, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menyaring konten yang dianggap melanggar kebijakan sensor yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia.
Key Takeaways
Kenapa DuckDuckGo Diblokir Trust Positif Kominfo?

Disebutkan kalau DuckDuckGo diblokir karena dianggap tidak mematuhi kebijakan sensor yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia. Mesin pencari ini memungkinkan pengguna untuk menjelajah internet tanpa khawatir data mereka diakses oleh pihak ketiga.
Kebijakan privasi yang ketat ini menyebabkan situs-situs yang seharusnya disensor dan diblokir oleh pemerintah tetap bisa diakses melalui DuckDuckGo. Contoh konten yang bisa diakses meliputi situs judi online dan pornografi, yang seharusnya tidak boleh diakses sesuai dengan regulasi pemerintah Indonesia.
Setelah Bloggerpi Digital cek, ternyata memang benar website mesin pencari Duck Duck Go ini diblokir oleh pemerintah Indonesia. Ini diperkuat dengan pernyataan netizen yang Bloggerpi Digital temukan di media sosial Twitter (X) seperti tertera berikut ini.
HOI @kemkominfo kenapa akses ke @DuckDuckGo kalian blokir? pic.twitter.com/IcaNaVJUls
— Anton Muhajir (@antonemus) July 29, 2024
Namun demikian, ada juga yang menyebutkan kalau DuckDuckGo ini masih bisa diakses lewat beberapa ISP seperti Biznet dan juga browser seperti Firefox. Masih belum jelas kenapa beberapa browser dan ISP masih bisa mengakses mesin penari yang mengutamakan privasi ini.
Selain itu, hingga berita ini diterbitkan di Bloggerpi Digital, masih belum ada pernyataan resmi dari pihak Kominfo, terkait alasan yang jelas tentang pemblokiran mesin pencari DuckDuckGo. Pun, Netizen tidak perlu khawatir, karena masih bisa menggunakan mesin pencari lainnya seperti Google atau yang berbasis AI seperti Perplexity ataupun SearchGPT.
Siapa Pemilik DuckDuckGo?
DuckDuckGo (DDG) adalah mesin pencari internet yang menggunakan informasi dari berbagai sumber untuk memberikan hasil pencarian. Beberapa mitra DDG termasuk Yandex, Yahoo, Bing, serta WolframAlpha.
DuckDuckGo didirikan oleh Gabriel Weinberg, seorang pengusaha yang sebelumnya meluncurkan Names Database, sebuah jejaring sosial yang kini sudah tutup. Kantor pusat perushaan mesin pencari yang mengutamakan privasi ini berada di Paoli, Pennsylvania, Amerika Serikat, di wilayah Philadelphia Raya.
Pendapatan Mesin Pencari Ini Dari Mana?
Seperti mesin pencari lainnya, DuckDuckGo mendapatkan pemasukan melalui iklan. Namun, berbeda dengan Google, iklan di di mesin pencari yang mengutamakan privasi ini tidak berdasarkan pada profil pengguna, melainkan sesuai dengan kata kunci yang sedang dicari.
Misalnya, jika pengguna mencari “kue kering”, maka iklan yang ditampilkan adalah berbagai produk kue kering. DuckDuckGo juga dilengkapi dengan fitur untuk menonaktifkan iklan, memberikan kenyamanan tambahan bagi pengguna.
Kelebihan DuckDuckGo
- Privasi Pengguna: Mesin Pencari ini tidak melacak informasi pribadi dan aktivitas pencarian pengguna. Mesin pencari ini juga tidak menampilkan riwayat pencarian.
- Hasil Pencarian yang Netral: Mesin Pencari akan memberikan hasil pencarian yang tidak dipengaruhi oleh profil pengguna, sehingga hasilnya lebih netral.
- Minim Iklan: Mesin Pencari ini akan menampilkan lebih sedikit iklan dibandingkan mesin pencari lain.
- Tanpa Google Remarketing: Tidak ada fitur remarketing seperti di Google, yang sering kali mengikuti pengguna dengan iklan di berbagai situs.
Kekurangan DuckDuckGo
- Fitur Terbatas: Mesin Pencari tidak memiliki fitur selengkap Google.
- Kenyamanan Pengguna: Meski sangat melindungi privasi pengguna, terkadang DuckDuckGo kurang nyaman saat digunakan, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan fitur lengkap Google.
Memiliki Kelebihan Lain, Namun Masih Cukup Banyak Alternatifnya
DuckDuckGo menawarkan keunggulan signifikan dalam hal privasi pengguna dan pengalaman penelusuran yang bebas dari pengaruh profil pengguna. Namun, hal ini juga menjadi alasan utama mengapa mesin pencari ini diblokir oleh Kementerian Kominfo Indonesia. Meski demikian, Mesin Pencari tetap menjadi pilihan populer bagi mereka yang menghargai privasi dalam penelusuran internet.
Bagi pengguna yang ingin menikmati kelebihan DuckDuckGo, penting untuk memahami batasan dan regulasi yang diterapkan oleh pemerintah setempat. Gunakan alternatif mesin pencari lainnya, jika mesin pencari ini terblokir di ISP lainnya. Mengingat memang market share mesin pencari ini juga tidak terlalu besar. Menurut data dari Statcounter, secara global, bahkan hanya menguasai 0.62 persen market saja.
