Kapan Pandemi Di Indonesia Akan Berakhir? Mbuh! (Sebuah Curhat)

Kapan pandemi di Indonesia akan berakhir? Boleh ya saya jawab kapan kapan, atau kalau sudah hampir semua orang terinfeksi? Tapi sebenarnya, saya enggak tahu sama sekali kapan akan berakhir.

Seperti prediksi saya di bulan februari, pertarungan melawan covid19 di Indonesia ini akan lama selesainya. Selain karena disiplin masyarakat kurang, kebijakan dari pemerintah ya gitu-gitu aja.

Kedengarannya seram, tapi kenyataan yang bisa terjadi memang seperti ini. Boro-boro puncak pandemi di Indonesia, atau pandemi gelombang kedua. Kalau melihat data yang ada, puncak gelombang pertama aja belum kelihatan kok.

Belum lagi kebijakan goverment ya gitu-gitu aja. Ditambah sebagian besar masyarakatnya seakan menganggap covid19 ini tidak ada atau tidak berbahaya.

Penerapan Protokol Kesehatan Hanya Slogan, Prakteknya Nol Besar

Kapan Pandemi Di Indonesia Akan Berakhir? Mbuh! (Sebuah Curhat)
Kapan Puncaknya? Kapan Pandemi Di Indonesia Akan Berakhir? Mbuh! (Sebuah Curhat) (Sumber)

Nggak usah lihat jauh jauh, saya mau ceritain kondisi di sekitar saya saja. Saya tinggal di desa yang ada di Kabupaten Blitar. Orang sini bisa dihitung jari siapa saja yang menggunakan masker pas keluar rumah. Apalagi kalau pas jumatan, hampir tidak terlihat siapa saja yang memakai masker.

Padahal masker ini bisa mengurangi tingkat penyebaran Covid19 kalau semuanya mau memakai. Makanya saya nggak kaget kalau tiap hari data kasus covid19 diumumkan, Jawa Timur bisa menempati posisi satu dua atau tiga. Bukan hal yang bisa dibanggakan sih.

Saya sendiri jarang banget keluar rumah. Padahal sebelum pandemi di Indonesia terjadi saya termasuk orang yang banyak pergi kemana mana. Ekstrimnya, hari ini masih di Blitar, besok bisa di Jepang, lusa bisa di Jerman.

BACA JUGA :  Tiada Peradaban Tanpa Energi

Tapi ketika pandemi, dari bulan Februari sampai September ini, keluar paling jauh cuma ke pusat kota Blitar atau Kediri yang jaraknya hanya sekitar 20 KM saja dari rumah. Atau cuma ke pasar dan minimarket sebelah.

Di bulan Februari saya membatalkan beberapa project traveling karena tujuannya waktu itu adalah negara yang rawan Covid19 seperti Thailand. Waktu itu Indonesia masih aman, tapi saya tidak mau ambil resiko karena virusnya sudah sampai Thailand.

Harusnya saya berada di Bali sampai bulan maret, tapi saya pulang lebih cepat. Gak jadi touring ke Flores, lebih memilih pulang ke rumah di Blitar, berdiam diri sampai semua ini selesai. Entah kapan.

Seharusnya, kalau mau semua ini berakhir ya memang harus banyak yang berkorban. Kalau ngomong kerugian, banyak yang rugi karena pandemi. Termasuk saya juga.

Tahun 2018-2019, setiap bulan pasti ada project traveling yang menghasilkan. Tahun 2020, tidak ada project terkait traveling sama sekali dari bulan Februari sampai September ini.

Sedih sih, tapi saya tetap bersyukur karena saya masih sehat sampai detik ini. Prinsip saya, yang penting tetap hidup, tetap sehat dan tetap selamat. Masalah traveling bisa nanti. Survive dulu!

Bagaimana Agar Pandemi  Di Indonesia Ini Cepat Berakhir?

Cara paling mudah agar pandemi mereda ya mungkin kalau vaksin sudah ada. Tapi mengingat buat vaksin itu nggak seperti bikin nasi goreng atau semacamnya, ini bakal menjadi solusi yang entah kapan adanya.

Kalau sekarang cara yang ada ya sebisa mungkin batasi kegiatan di luar rumah kalau tidak penting. Kapan lagi diem dirumah, nonton netflix, buka website, scroll socmed, gegoleran seharian bisa berpotensi menyelamatkan Indonesia?

BACA JUGA :  Informasi Caleg Di Website KPU Gak Jelas CUK! Ide Sederhana Untuk Pileg Selanjutnya Agar Lebih Baik

Dan kalau misal terpaksa sekali harus keluar rumah, patuhi protokol kesehatan yang ada. Pakai masker, jaga jarak dan semacamnya. Gak usah dibahas lebih detail lagi. Pandemi di Indonesia sudah hampir berjalan selama 6 bulan ini, masak masih enggak ngerti!

Tapi yang jelas, pandemi ini bakal menjadi lingkaran setan kalau pemerintah dan masyarakat tidak bisa bekerjasama. Singkatnya gak akan selesai kalau keduanya tidak bekerjasama.

Maksudnya gimana? Menurut saya ya begini…

Kontribusi Masyarakat Agar Pandemi Di Indonesia Bisa Terkontrol Atau Bahkan Berakhir

Paling gampang batasi kegiatan di luar rumah yang tidak perlu. Jangan nongkrong, ngumpul gak penting atau semacamnya. Lebih bagi berdiam diri dulu untuk kebaikan bersama.

Dan kalau dengan terpaksa harus keluar rumah karena pekerjaan atau kebutuhan lain yang mendesak, usahakan untuk mengikuti standard protokol kesehatan yang ada selama pandemi di Indonesia belum selesai.

Usahakan untuk menghindari kerumunan, jaga jarak dan selalu pakai masker dengan benar. Karena bisa menyelamatkan diri sendiri itu artinya kamu bakal menyelamatkan orang lain juga.

Perlu dicatat, mungkin virus covid19 ini tidak bisa mencelakai kamu karena kamu OTG (Orang tanpa gejala). Tapi bisa jadi virus ini bisa menjadi pembunuh untuk kategori orang beresiko hanya dalam beberapa hari. Emangnya kamu mau jadi pembunuh?

Kontribusi Pemerintah Agar Pandemi Di Indonesia Bisa Terkontrol Atau Bahkan Berakhir

Seperti yang saya sebutkan, pemerintah dan masyarakat memang harus saling bekerjasama agar ini semua cepat berakhir. Tapi ya sebagai yang punya wewenang, mereka adalah penentunya.

Kita tahu kalau banyak yang bandel gak mengikut protokol kesehatan. Disini seharusnya ya tugas pemerintah untuk memastikan protokol kesehatan selalu ditaati, bagaimanapun caranya agar pandemi di Indonesia cepat berakhir.

BACA JUGA :  7 Tips Memilih Jasa Tulis Artikel SEO Berdasarkan Pengalaman Blogging 10 Tahun Lebih!

Solusi seperti PSBB di Jakarta juga bagus, tapi menurut saya akan menjadi sia sia kalau hanya dijalankan pada satu dua provinsi saja. Buktinya sudah terlihat dari sekarang. Kagak kelar-kelar, kasus covid19 tetap naik turun yang akhirnya membuat Jakarta PSBB lagi.

Apa enggak pada sadar ya kalau Indonesia itu negara kepulauan. Jadi kalau mau PSBB sebaiknya per pulau sampai Covid19 terkontrol dengan baik. Kalau enggak ya, bakalan ping-pong terus, pandemi di Indonesia gak cepat selesai. Soalnya ketika satu kota/provinsi turun kasusnya, kota lain naik.

Seperti ketika Jakarta PSBB kasus covid19 turun, tapi kota lain enggak PSBB kasus masih naik terus. Lalu ketika kasus Covid19 di Jakarta turun dan PSBB dilonggarkan, import lagi kasusnya dari kota lain. Gitu aja terus sampai korban berjatuhan.

Jadi Kesimpulannya…

Kalau ada yang tanya “kapan pandemi Covid19 di Indonesia akan berakhir?” Saya cuma bisa jawab, mbuh, gak eruh, sak karepe dewe dewe lah. Kapan selesainya, ya tergantung kerjasama pemerintah dan masyarakatnya.

Kalau cuma seorang saja yang diam dirumah, nggak akan ada artinya. Karena pandemi di Indonesia ini adalah masalah yang bisa diselesaikan secara bersama sama, gotong royong dan pemerintah yang bisa mengeluarkan kebijakan bagus.

Lalu sebagai manusia, saya hanya bisa mencoba untuk bertahan hidup dengan cara sendiri dengan tidak keluar rumah kecuali darurat atau penting banget. Bagaimanapun, semoga semua ini cepat berakhir ya!


fahmi@bloggerpi.com

[email protected]

Penggunaan foto atau pengutipan dari Bloggerpi.com diperbolehkan, asal disertai dengan linkback aktif. Jika ditemukan penggunaan foto atau pengutipan tanpa linkback ke Bloggerpi.com, akan beresiko dihapus oleh google lewat pelaporan DMCA. Bloggerpi.com dilindungi oleh DMCA.
https://catperku.com


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *